Sekilas Sejarah Pengolahan Air dengan Teknologi Osmosis
Proses osmosis melalui membran semipermeabel pertama kali diamati pada tahun 1748 oleh seorang ilmuwan Perancis bernama Jean Antoine Nollet. Namun, osmosis hanya sebuah fenomena yang diamati di laboratorium selama 200 tahun berikutnya. Hingga pada akhir tahun 1940-an, para peneliti mulai memeriksa cara-cara pengolahan air murni dari air asin (desalinasi), di mana pada tahun 1949, University of California at Los Angeles (UCLA) pertama menyelidiki desalinasi air laut dengan menggunakan membran semipermeabel. Para peneliti dari UCLA dan University of Florida berhasil memproduksi air tawar dari air laut pada pertengahan tahun 1950-an, tetapi fluks terlalu rendah untuk komersial. Hingga ditemukan teknik untuk membuat membran asimetris ditandai dengan "kulit" lapisan tipis efektif di atas wilayah substrat sangat berpori dan lebih tebal dari membran, oleh Sidney Loeb di UCLA dan Srinivasa Sourirajan di National Research Council of Canada, Ottawa.
Pertanyaan 1.
Hingga kini, banyak pengolahan air yang menggunakan teknologi Osmosis Terbalik (Reverse Osmosis), dimana teknologi osmosis terbalik ini memiliki prinsip yang berkebalikan dengan prinsip osmosis seperti biasanya.
Di bawah ini yang merupakan prinsip teknologi osmosis terbalik (reverse osmosis) untuk mengolah air yang paling tepat adalah....
a. Pengolahan air dari air yang memiliki konsentrasi rendah menjadi air yang memiliki konsentrasi tinggi dengan melalui membran semipermeabel.
b. Pengolahan air dari air yang memiliki konsentrasi tinggi menjadi air yang memiliki konsentrasi rendah dengan melalui membran semipermeabel.
c. Pengolahan air untuk menghasilkan air murni dengan menggunakan membran semipermeabel.
d. Pengolahan air untuk menghasilkan air murni dengan adanya tekanan osmosis.
Pertanyaan 2.
Manakah di bawah ini yang merupakan pengaplikasian dari teknologi osmosis terbalik (reverse osmosis)?
a. Pemurnian air minum serta pemurnian air limbah.
b. Penelitian pada konsentrasi jus jeruk atau produksi protein whey bubuk.
c. Pengolahan nira menjadi sirup (gula cair) pada pabrik sirup.
d. Benar semua.
